PROFIL BIANG KEROK BAND

Belajar Strumming (Ngeritem / Genjreng) Gitar

 
Belajar Strumming (Ngeritem / Genjreng) Gitar untuk Pemula Sampai Bisa Ngiring Lagu

Strumming atau yang sering disebut genjrengan adalah kunci supaya permainan gitar kamu terasa hidup, mengalir, dan enak didengar. Banyak pemula bisa hafal chord, tapi lagunya tetap terasa “kaku”. Penyebab utamanya biasanya ada di strumming (ngeritem atau kocokan). 

Di artikel ini kamu akan belajar dari nol sampai bisa langsung dipakai ngiring lagu.


Apa itu Strumming?

Strumming adalah teknik menggesek senar gitar secara ritmis (pakai jari atau pick) untuk mengiringi lagu.

Sederhananya:

  • Chord = apa yang dimainkan
  • Strumming = bagaimana dimainkan


Dasar Wajib: Hitungan (Beat)

Sebelum masuk pola, kamu harus paham hitungan dasar:

1 – 2 – 3 – 4

Ini disebut ketukan (beat) dalam satu bar (umumnya 4/4).

Kalau kamu belum terbiasa:

  • Tap kaki sambil hitung
  • Atau pakai metronome (pelan dulu, 60–80 BPM)


Gerakan Tangan Dasar

Strumming itu bukan cuma “asal gesek”.

Gunakan pola arah:

  • ⬇️ Downstroke (gesek ke bawah)
  • ⬆️ Upstroke (gesek ke atas)

Latihan dasar: 




 Fokus:

  • Gerakan konstan dan stabil 
  • Tangan harus rileks
  • Gerakan dari pergelangan, bukan lengan kaku


Pola Strumming Paling Penting (Wajib Bisa)

1. Pola Dasar (Seperti yang dilatih pada latihan dasar)



   

Cocok untuk:

  • Lagu pelan
  • Latihan awal


2. Pola Pop Paling Umum



   

Ini pola paling sering dipakai di lagu Indonesia.

Ini mulai terasa “groove”-nya.

fokus tangan tetap gerak naik turun stabil. 


Agar lebih jelas perhatikan contoh pada video berikut ini :


3. Pola Santai Akustik

⬇️ (diam) ⬇️ ⬆️ (diam) ⬆️ (diam) ⬆️

Fungsi “diam”:
memberi ruang biar nggak terlalu penuh, Kunci utamanya ada di “diam” tapi tangan tetap jalan.


Cara berpikirnya (ini penting)

Jangan bayangin:

main – berhenti – main

Tapi bayangin:

tangan terus gerak naik turun stabil, tapi kadang tidak kena senar hanya melewati


Hitungan detail

Pakai hitungan 4/4:

1 & 2 & 3 & 4 &

Sekarang kita isi:

  • 1 → ⬇️ (kena senar)
  • & → ⬆️ (TAPI DIAM / tidak kena senar)
  • 2 → ⬇️ (kena)
  • & → ⬆️ (kena)
  • 3 → ⬇️ (DIAM)
  • & → ⬆️ (kena)
  • 4 → ⬇️ (DIAM opsional bisa pelan / ghost)
  • & → ⬆️ (kena)


Versi lebih simpel (biar langsung bisa)

Coba dulu ini:

⬇️ ❌ ⬇️ ⬆️ ❌ ⬆️ ❌ ⬆️

(❌ = tangan jalan tapi nggak nyentuh senar)


Cara latihan step by step

1. Tanpa chord dulu

Mute senar pakai tangan kiri
Fokus ke ritme:

turun – naik – turun – naik terus (kayak mesin)


2. Tambahkan “kena & tidak kena”

Mulai masukin pola:

  • Ada yang kena
  • Ada yang dilewatkan


3. Baru pakai chord

Pakai 1 chord dulu (misal C)

Jangan langsung ganti chord, fokus ritme dulu


Yang sering terjadi saat baru belajar biasanya

  • Tangan ikut berhenti saat “diam” ❌
  • Tempo jadi naik turun ❌
  • Bingung karena fokus ke pola, bukan ke flow ❌


Tips biar cepat dapet feel

  • Anggap tangan kanan kayak pendulum (ayunan jam)
  • Yang penting gerak terus stabil
  • “Diam” itu cuma tidak kena senar, bukan berhenti


Cara paling gampang ngerasain

Coba sambil ngomong:

“DOWN – (kosong) – DOWN – UP – (kosong) – UP– (kosong) – UP”


Karakter pola ini

  • Lebih santai
  • Ada “ruang napas”
  • Cocok untuk:
    • Akustikan
    • Lagu mellow
    • Ngiring santai


Kesalahan Umum Pemula

Ini yang sering bikin strumming terdengar jelek:

❌ Terlalu fokus ke chord, lupa ritme
❌ Tangan kaku
❌ Tidak pakai hitungan
❌ Berhenti saat pindah chord
❌ Strumming terlalu keras semua

Comments